(+62 21) 225-221-47 / 48 contactus@svta.co.id

Hari Ini Gelar RUPLSB AISA Akankah Saham AISA Berjalan Dengan Baik Seperti Semula?

Belajar saham – Selamat pagi dan semangat untuk kita semua, pagi ini IHSG di prediksikan akan cenderung untuk menguat, untuk saham kita kemaren yaitu UNTR apabila sudah TP kita tunggu di area buybacknya, apabila belum di TP bisa di TP area 32750-32800. Pagi ini ada beberapa saham yang bisa kita perhatikan, saham ASII, BBCA, INDF.

Menurut Analisa kami ada beberapa Saham Indonesia yang bisa di jadikan Investasi saham yang berjangka panjang atau bisa di bilang untuk tabungan saham yang di lihat dari Fundamental perusahan tersebut, di antaranya Saham UNVR, UNTR, TKIM,INKP dan PTBA.

Ini berita AISA

Kubu Dewan Komisaris PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) memastikan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini, Senin (22/10) tetap terselenggara. Sementara itu, tim direksi bersikeras tak akan menghadiri rapat tersebut.

Tim komisaris seakan mendapat lampu hijau setelah mendapat surat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Go ahead, apalagi di surat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tetap tidak melarang RUPSLB,” kata Michael H Hadylaya, Ad Interim Corporate Secretary AISA yang juga mewakili kubu Dewan Komisaris.

Baik kubu komisaris maupun direksi berbeda jalur menanggapi surat dari OJK.

OJK merilis surat tanggapan Nomor S-2231/PM.2/2018 yang ditujukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris AISA. Isinya, menanggapi surat Dewan Komisaris AISA pada 3 Oktober 2018 perihal tambahan informasi sehubungan rencana pelaksanaan RUPSLB, serta pernyataan sanggahan dari kubu Direksi AISA terkait rencana pelaksanaan RUPSLB hari ini, yang terbit di surat kabar pada 10 Oktober 2018.

Otoritas dalam suratnya yang ditandatangani Plh. Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK, Yunita Linda Sari menyadari bahwa masih terdapat perbedaan pendapat mengenai pihak yang berwenang mewakili emiten itu.

Mengacu pada Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang perseroan terbatas dan Peraturan OJK 32/POJK.04/2014 tentang rencana Rencana penyelenggaraan RUPS oleh Perseroan, maka dijelaskan bahwa RUPS hanya dapat diselenggarakan oleh Direksi, atas permintaan 1 orang atau lebih pemegang saham yang mewakili jumlah saham, dan atas permintaan Dewan Komisaris.

“Maka agar Dewan Komisaris menyelenggarakan RUPS sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, yaitu terlebih dahulu meminta Direksi untuk menyelenggaran RUPS,” kata Yunita dalam suratnya,

Berdasarkan Pasal 11 ayat (8) Perseroan, menjelaskan bahwa untuk sementara, Dewan Komisaris diwajibkan untuk melakukan pengurusan Perseroan sampai ditunjuk dan diangkatnya Direksi baru, berdasarkan keputusan RUPSLB yang wajib diselenggarakan 90 hari sejak terjadinya lowongan (kekosongan) tersebut.

“Sekarang kan Direksi sudah enggak ada, jadi normatifnya Dewan Komisioner yang menjalankan kewenangan Direksi. Jadi, saya rasa surat dari OJK oke-oke saja,” kata Michael.

Kubu direksi

Sementara itu, tim direksi menilai, OJK justru melarang RUPSLB tersebut. Acuannya adalah mengenai aturan, RUPS hanya dapat diselenggarakan oleh Direksi (atas permintaan 1 orang atau lebih pemegang saham yang mewakili jumlah saham, dan atas permintaan Dewan Komisaris).

“Sehubungan dengan hal yang diuraikan di atas, Direksi meminta Dewan Komisaris untuk membatalkan rencana RUPSLB 22 Oktober 2018,” jelas Direksi dalam pernyataan resminya,

Direksi juga mengimbau pemegang saham perseroan, Notaris, Biro Administrasi Efek dan para undangan untuk tidak menghadiri RUPSLB. “Ini karena, RUPSLB tersebut tidak sah dan melanggar hukum,” tambahnya.

Head of Corporate Finance AISA Yulianni Liyuwardi memastikan bahwa kubu direksi tidak akan menghadiri rapat tersebut. Ditambah lagi, keluarnya surat OJK sekaligus mencerminkan bahwa RUPSLB tidak mendapat restu dari otoritas.

“Enggak (hadir RUPSB) lah, wong nggak direstui OJK. Direksi akan mengikuti arahan OJK saja,” jelas Yuli kepada Kontan,

Kubu investor

Atas surat yang tetap ditanggapi berbeda oleh tim Komisaris dan Direksi, kubu investor yang menyebut dirinya Forum Investor Retail AISA (Forsa) menilai otoritas tidak memahami persoalan.

“OJK mengambil jalan dangkal, tidak memahami persoalan dan ikut terjun mengambil sikap,” kata Ketua Forsa Deni Alfianto Amris.

Dia menilai, OJK meleset melihat persoalan sejak RUPS Tahunan 27 Juli lalu, di mana Dewan Komisaris enggan menandatangani laporan tahunan yang menjadi tanggung jawab Direksi.

Surat OJK mengenai izin RUPS juga memunculkan inkonsistensi.

“Di situ terjadi inkonsistensi. Direksi kan sudah enggak ada, kenapa disuruh laksanakan RUPS? Kalau dua duanya tidak ada, lalu siapa yang melaksanakan RUPSLB?” tegasnya.

Deni mengungkapkan, di tengah inkonsistensi dan kisruh yang terjadi saat ini, Forsa optimistis AISA masih bisa menuju ke kondisi yang lebih baik. Untuk itu, Forsa memastikan bahwa pihaknya akan menghadiri RUPSLB besok.

Analisa saham kami untuk hari ini Senin 22/10 Ihsg diperkirakan akan bergerak Mixed  cendrung bergerak menguat, Strategi pagi ini, kita fokus ke saham ASII, BBCA, dan INDF. untuk Trading Fast. Ikutin terus Rekomendasi Livenya Pak Santo Vibby via telegram. IHSG resist di area 5.997-6000 arahnya.

Ingin mengikuti Rekomendasi live dari Pak Santo Vibby Via telegram. Untuk mencari 2-3 % perharinya. SIlahkan Klik link ini http://svta.co.id/kk-palem/

Stock Pick hari ini Beserta Chartnya :

  • ASII Strike Price 7200-7250 Take Profit 7400- 7500 SL 7100.
  • ASII-Indeks Harga Saham Gabungan
  • BBCA Strike Price 22200-22500 Take Profit 24k-24200 SL 22k
  • BBCA-Indeks Harga Saham Gabungan
  • INDF Strike Price 5800-5850 Take Profit 6200-6300 SL 5700
  • INDF-Indek Harga Saham Gabungan

Disclaimer

Setiap keputusan investasi haruslah merupakan keputusan individu, sehingga tanggung jawabnya ada pada masing-masing individu yang membuat keputusan investasi tersebut.
Kami tidak bertanggung jawab atas segala keputusan investasi yang dilakukan oleh siapapun, baik itu mendatangkan keuntungan ataupun kerugian, dengan kondisi dan situasi apapun juga, yang diakibatkan secara langsung maupun tidak langsung. Belajarlah saham pada seminar saham yang tepat.

 

Untuk menganalisa ini semua kita menggunakan metode Tekhnikal Analisys dengan menggunakan Chart dan terpaku pada Titik Support dan resist. Bila anda mau mempelajari hal tersebut, anda bisa membaca Buku di bawah ini. 

Buku yang mudah di mengerti dan Simple !!!

Artikel Terkait

Yang punya saham konstruksi pasti ngerti banget yg... Belajar Saham - Selmat pagi para Traders!! Sedikit Ulasan Market untuk perdagangan kemarin, Saham IN...
Analisa Saham hari ini 08 Juni 2016 This content is available for membership only. Get Premium Access. ITS FREE!!
Clossing Bell 09 September 2016 This content is available for membership only. Get Premium Access. ITS FREE!!
Emiten ADHI dapat Kontrak baru sebesar ?? Saham 19... Selamat pagi, Ulasan Market untuk kemarin Saham SRIL dan INDY sudah kita Take Profit, Strategi pagi ...

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *