(+62 21) 225-221-47 / 48 contactus@svta.co.id

Trading : The Basic Business

svta_saham03Ingin memulai investasi saham? Langkah apa saja-kah yg perlu dilakukan dan apa saja yg penting untuk diketahui?

Apa itu Saham?

Secara simple saham merupakan produk yang diperjual belikan dipasar modal IHSG (Index Harga Saham Gabungan). Sama seperti jika anda datang ke pasar traditional dimana disana terdapat banyak produk (semisal sayuran) yang diperjual belikan. Kenaikan dan penurunan harga pada suatu pasar tentu dipengaruhi oleh besaran supply (minat jual) & demand (minat beli).

Semakin banyak supply – barang yang beredar dipasar tanpa diimbangi oleh pembeli yg cukup maka akan ada banyak sisa dr barang tsb yg tidak laku, hal ini menyebabkan harga barang tsb cenderung akan turun. Kebalikannya jika demand atau minat beli sangat besar namun barang yang dijual dipasar hanya sedikit maka kecenderungan harga akan naik.

Investasi Saham

Trading sama seperti Investasi, yang membedakan hanyalah jangka waktu saja. Investasi dilakukan untuk jangka panjang, sedangkan Trading dalam jangka waktu yang singkat. Investasi / Trading merupakan kegiatan jual beli, jika anda pernah membeli suatu barang kemudian menjualnya kembali kepada orang lain dengan harga yang lebih tinggi maka itu adalah trading.  Anda mendapat keuntungan dari selisih antara harga beli dan harga jual kembali.

Di pasar saham, Traders (sebutan bagi para pelaku trading-red) melakukan hal yg sama yaitu mengharapkan keuntungan dari selisih antrara harga beli dan harga jual suatu saham.

Kelebihan Investasi Saham / Trading Saham vs Sektor Real :

Sektor real : Jika anda menjadi pedagang sepatu, akan ada cukup banyak persiapan2 yang harus dipersiapkan. Dimulai dengan belanja sepatu untuk dijual (sure lah yaa :p), toko / kios untuk tempat berjualan sepatu, rak-rak untuk memajang deretan sepatu supaya menarik pembeli, IPL bulanan, Listrik, Air, Gaji Karyawan (klo ada), Plastik / Paper Bag buat bungkus klo ada yg beli, dsb dsb lah ya… setelah semua ready baru deh bisa mulai jualan sepatu, bikin promo, brosur, disc dsb. Klo ada yg laku dapet profit, klo blm ada yg laku ya modal mendem diem aja walo pengeluaran bulanan ga terelakkan, belum lagi bilamana ternyata sepatu yg anda beli berkualitas jelek maka akan sangat sulit menjual sepatu tsb kepada pembeli, walaupun anda menawarkannya dengan harga murah dibawah harga modal anda. Pada kondisi ini Modal anda tdk lagi dapat dikembalikan dan hilang begitu saja menjadi seonggok sepatu yg menyempitkan gudang dan mungkin lama kelamaan dimakan rayap :p trus pada saat give up jika sepatunya ga laku2, itu yg udah terlanjur dibelanjain dan dipake sewa toko ga gampang baliknya (Hiks) diobral juga perlu effort yg banyak (Makin Hiks) :p

Nah beda loh ama Investasi Saham di IHSG : Jika anda menjadi pedagang suatu saham ABCD namun ternyata saham tsb berkualitas jelek, anda tetap bisa menjualnya walaupun mungkin harga jualnya dibawah harga modal anda. Setidaknya anda masih mendapatkan kembali modal anda walaupun hy sebagian, ga pake repot tawar2in sana sini. Klik jual di harga bid, laku, tunggu T+3 duit masuk, tarik duit, selesai, bobo cantik deh.

Contoh diatas dalam bentuk sisi terburuk dari sebuah bisnis, bisnis real dan bisnis saham. Enaknya Investasi Saham ataupun Trading saham tuh ya ga usah repot2 urusin sewa kantor, inventaris, gaji karyawan, barang ga laku dsb. Modalnya cukup duit, buka account, laptop dan koneksi internet. Thats All. Malah jaman canggih kek sekarang pake hp doangan juga udah bisa trading nyari duit. (Ga kalah kan sama tukang ojek yg nyari duit pake hp :p)

Langkah awal Investasi Saham / Trading Saham

Untuk dapat berinvestasi saham dan bertransaksi jual beli saham, terlebih dahulu anda harus membuka account saham. Silakan hubungi perusahaan Sekuritas (perusahaan pialang saham – red) atau biasa disebut dg Broker Saham. Prosesnya sangat mudah, anda hy perlu mengisi formulir pembukaan rekening, melampirkan copy KTP, NPWP & Cover Buku Tabungan, selanjutnya biarkan sekuritas yang mengurus untuk anda. Sebagai rekomendasi, kami bekerjasama dg Phillip Securities cab Palem sebagai Financial Partner, anda dapat membuka account disana via : www.SVTA.co.id/Financial-Partner.html

Stock Picking – Memilih Produk Saham untuk Trading maupun Investasi

Istilah umum yang biasa digunakan traders adalah Stock Picking atau Memilih Saham. Sehari-harinya, ada ratusan saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Terdiri dari berbagai sector yaitu :

1. Agriculture : AALI, BWPT, BISI, CPRO, DSFI, LSIP dsb

2. Mining : ADRO, ANTM, INCO, DOID, HRUM, ITMG, HRUM, MEDC, PTBA dsb

3. Basic Industry : CPIN, IPOL, MAIN, SIAP, WTON, SMGR, SMCB, SMBR dsb

4. Misc Industry : ASII, AUTO, SRIL dsb

5. Consumer Good : INDF, ICBP, HMSP, MLBI, UNVR dsb

6. Construction & Property : ADHI, ASRI, WIKA, PTPP, BSDE, WSKT dsb

7. Infrastructure : APOL, CMNP, RAJA, SOCI, TLKM, TRAM dsb

8. Finance : BBCA, BBKP, BBNI, BBRI, BMRI, BNGA, TRIM dsb

9. Trade & Service : AKRA, ASGR, BMTR, GREN, MNCN, MSKY, SILO, TMPI, UNTR dsb

Anda harus kiat memilih saham mana yang berpotensi menghasilkan keuntungan. Dikarenakan ada begitu banyaknya, kemungkinan salah memilih produk saham mungkin saja anda alami.

Contohnya dimana demand sedang ramai pada sector Finance, anda malah trading di sector konstruksi tentu ini bukan pilihan bisnis yg tepat. Anda akan menunggu lebih lama untuk mendapatkan profit dr saham sector konstruksi. Selain rugi secara waktu, mungkin juga anda akan mengalami rugi uang dimana ternyata pada saat itu sector konstruksi sedang over supply dan harga cenderung akan bergerak turun.

Selain mengetahui demand di sector mana yg sedang ramai, anda juga harus memilih kembali saham  dari sector tsb. Contohnya sector Finance, ada banyak produk saham termasuk pada kategori ini seperti : BJBR, BJTM, BBKP, BBRI, BMRI, BBCA dsb. Dari sekian banyak saham pada sector tsb saham manakah yg menjadi unggulan untuk drive naik atau turun? contohnya : BBRI, BBCA, BMRI misalkan. Begitupun pada sector lainnya, anda harus memilih saham-saham unggulan untuk ditradingkan.

Oh ya buat yg pemula banget blm nemu sense memilih saham, khusus nasabah KK Palem ada rekomendasi saham gratis via whatsapp langsung oleh bapak Santo Vibby, jd lumayan ga usah mikir terlalu keras tinggal ngekor trus dapet duit bareng deh… klo rugi juga bareng tapinya hehee… 

Trading Plan – Perencanaan Investasi ataupun Trading

Kembali pada tujuan awal Investasi maupun trading adalah menghasilkan keuntungan dari selisih harga beli dan harga jual. Tidak lucu rasanya jika ternyata harga beli malah lebih tinggi dr harga jual, bukan untung namanya malah buntung :p

Untuk menghindari hal tsb, dibutuhkan suatu Trading Plan. Trading Plan harus terdiri dari :

  1. Melakukan Entry Buy saat kondisi xxx
  2. Menentukan Harga Buy pada harga xxx
  3. Menentukan Level Proteksi pada harga xxx jika ternyata Pergerakan Harga berlawanan dg yg diharapkan
  4. Menentukan Harga Sell pada harga xxx

Level Proteksi merupakan hal terpenting dari suatu Trading Plan, karena tidak selamanya harga bergerak sesuai dg ekspektasi anda. Dengan Proteksi akan sangat2 menyelamatkan anda dari kerugian yg mendalam, jika memang salah posisi terimalah kenyataan tsb, toh klo pas posisi bener juga hasilnya akan memuaskan :)

When to Buy & Sell – Menentukan Harga Beli & Jual

Salah satu ilmu dari Dow Theory paling sederhana adalah dengan menentukan level Buy & Sell dengan menarik garis suport & resisten. Pada teory tsb disebutkan juga bahwa pergerakan harga sudah mencerminkan baik itu supply & demand, inflasi, tingkat suku bunga, laporan keuangan, bahkan bencana alam sekalipun. Dow Theory merupakan teory mendunia yg dipercayai oleh trader hampir di seluruh dunia.

Dengan memanfaatkan Chart maka anda akan dengan mudah dapat menganalisa apakah pergerakan harga cenderung akan naik atau turun.

Suport : Pendukung, Bantuan, Beking

Resisten : Perlawanan, Tahanan

Level support merupakan area terbaik untuk Buy, dan Level Resisten merupan area terbaik untuk Sell. Cara simple menentukan level support & resisten adalah dengan membuat garis trendline.

Pertanyaannya : Gimana caranya bikin garis trendline? ikut workshop SVTA aja deh yuk, Trading & Investing Mastery Course, itu udah all in semua dari basic sd advance. Biar ada bekal juga buat tarung di market IHSG nya (Jualan lah ya ini mah hehehehe :p)

           Demikian ini merupakan sekilas mengenai Trading di Pasar Saham. Untuk pemula yang belum begitu paham produk saham yg bagus itu apa, sederhananya adalah :

  1. Anda dari Bandung menuju Jakarta, tdk mau macet dan supaya lebih mudah anda lewat jalan tol. Saham jalan tol adalah JSMR (Jasa Marga)
  2. Anda perempuan yang peduli dg kecantikan? Di Bursa juga ada sahamnya UNVR (Unilever).
  3. Atau anda seorang anak kost yang setiap harinya keseringan makan Indomie? Anda bisa loh menjadi salah satu pemilik perusahaan besar INDF (Indofood). :)

Dengan mengetahui cara-caranya tentulah tdk terlalu rumit untuk menghasilkan uang dari Pasar Saham. Bahkan jika skills trading anda mumpuni anda bisa menjadikan Trading for Living. Trading itu Simple guys, but please remember sama seperti bisnis lainnya its not easy :)

Cheerrss :)

Disusun oleh Dian – Team SVTA

Pinterest

Share with Your Friend

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *