(+62 21) 225-221-47 / 48 contactus@svta.co.id

V-Traders Academy : Newbie Investor Wannabe

svta_saham06Anda telah lulus, atau Anda telah mendapatkan pekerjaan yang mulai mendapatkan pemasukan berupa uang yang lumayan stabil dari hasil usaha Anda, dan sebagai pribadi yang smart, maka Anda mulai berpikir “Akan saya apakan sejumlah uang yang saya dapatkan ini ?”
Banyak yang mengatakan bahwa ber-investasi sejak dini adalah hal yang sangat baik demi masa depan Anda, dan untuk hanya menabung saja tidaklah cukup.
Dengan tingkat inflasi di Indonesia, hasil yang Anda dapatkan dari bunga bank tidaklah tinggi. Inflasi yang pasti terjadi di suatu negara akan menggerus nilai uang Anda, apalagi jelas sekali bunga bank yang Anda dapatkan tiap tahunnya memiliki nilai lebih kecil dari inflasi yang terjadi.
Untuk itu Investasi sangatlah penting…
“Ya Saya tahu bahwa saya harus berinvestasi” pikir Anda, namun Anda bingung dengan langkah selanjutnya…
Ketahuilah bahwa Investasi tidak melulu soal menanamkan uang Anda di dunia Saham..
Investasi untuk Pemula
Selalu mulailah dengan menetapkan :
  • Tujuan investasi
  • Jangka Waktu Investasi, &
  • Besarnya Investasi.

Tujuan Investasi

merupakan goal yang ingin Anda capai dari investasi yang Anda lakukan .
Ibarat memiliki peta perjalananan, dengan memiliki tujuan investasi yang jelas, Anda juga akan lebih terarah dalam berinvestasi, sehingga Anda lebih termotivasi mencapai tujuan dari Investasi tersebut.
newsletter_ebook_gratis

Jangka Waktu Investasi

Akan merujuk kepada berapa lama Anda ingin investasi di suatu jenis instrumen investasi yang Anda pilih.
Jangka Waktu bisa pendek, menengah, maupun jangka panjang misalkan 5 tahun, 10 tahun, atau lebih. Memiliki bingkai investasi yang jelas akan waktu investasi akan vital sehingga Anda akan memiliki perencanaan yang jelas.

Nilai Investasi

yang akan Anda lakukan secara rutin disesuaikan dengan tujuan dan kemampuan finansial dari penghasilan per bulan Anda, sebagai contoh Anda dapat menyisihkan Rp 500.000,- hingga Rp 5 juta per bulan, semua tergantung kemampuan pengelolaan finansial Anda.

Pilihan investasi.

Pilihlah jenis investasi yang diinginkan. Dengan begitu banyaknya pilihan investasi yang tersedia, maka Anda dapat mempelajari jenis yang cocok dengan profil investor Anda sendiri, Apakah Anda akan investasi di produk reksadana, saham, emas, properti, bisnis atau yang lainnya.
Tentu jenis investasi yang dipilih memiliki tingkat resiko masing-masing. Umumnya, semakin besar hasil yang anda dapat, maka semakin besar juga resikonya.
Pahami karakter dari tiap jenis investasi itu dan pilih yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Silahkan pelajari masing2 dari jenis instrumen investasi tersebut dari teman, saudara, buku atau informasi2 dari website yang tersedia.
saham_banner_TIMC

Investasi Secara Konsisten. 

Setelah Anda pilih jenis investasi yang diinginkan, mulailah rutin berinvestasi.
Konsistenlah dengan rencana awal yang sudah Anda tetapkan di awal, seperti misalnya Anda akan rutin investasi tiap bulan sejumlah sekian.
Kedisiplinan bagi banyak orang merupakan hal sederhana yang rumit sekali untuk dilaksanakan lho..
Namun ketahuilah bahwa konsistensi sangat menentukan di sini, dengan disiplin dan adanya konsistensi, maka tujuan investasi yang Anda ingin capai bisa terlaksana sesuai target yang ditentukan.

Diversifikasi

Usahakan untuk jangan investasi hanya satu tempat. Istilah yang sering kita dengar adalah “Jangan taruh telur dalam satu keranjang”, dgn analogi jika keranjang tersebut jatuh, maka semua telur2 didalamnya beresiko pecah semua.
Contoh yang terjadi jika Anda menanamkan investasi Anda pada pasar modal, dan tiba-tiba pasar tersebut crash, maka seluruh uang Anda yang berada di 1 intrument tersebut akan “pecah” semua.
Sebar investasi yang Anda lakukan, ini tujuannya agar kita dapat menyebarkan tingkat resiko dari investasi yang ditanamkan dalam berbagai instrumen-instrumen lainnya.

Evaluasi.

Seberapa sibuknya Anda, usahakan selalu memantau investasi yang Anda lakukan dengan tujuan supaya Anda dapat memantau dan menilai perkembangan investasi yang Anda lakukan itu sesuai dengan target (goals) yang telah diterapkan dari awal.
Contohnya jika Anda telah menentukan suatu jenis investasi awal, dengan target Anda berharap mendapatkan return 20% per tahun, namun ternyata investasi yang Anda lakukan malah merugi.
Dengan evaluasi, maka Anda dapat meninjau ulang untuk memindahkan investasi yang sedang berjalan ke jenis intrumen investasi lainnya yang lebih berpotensi mencapai target Anda.
Semoga ulasan simple diatas dapat berguna bagi Newbie Investor Wannabe

Best Regards

signature

Santo Vibby

Trading Is Simple !

Contact Info :
BBM : 2BC8D4CE
WA : 0811 9195 998

SV_Mentor01Santo Vibby merupakan praktisi dan Icon Traderpreneur dari trader dan investor Indonesia. Santo Vibby telah mendalami dunia investasi dan keuangan semenjak tahun 2000.

Berbagai instrumen produk investasi menjadi makanan sehari-harinya, mulai dari deposito, reksadana, saham, bisnis, hingga properti. Semenjak 2006, Santo Vibbby telah menjalani hidup Trading For Liviing dan sejak saat itu mulai berbagi dengan menuliskan pengetahuan praktisnya. 

Dengan motto “Trading Is Simple”, maka Santo Vibby telah merilis buku-buku BEST SELLER yang telah ditulis antara lain: When To Buy & Sel, CandleStick Can Tell, Jual Saham Anda Lebih Mahal, Money & Business Skills, Zeropreneurs, dan yang paling fenomenal adalah The Stock Market Secret Profits.

Selain itu melalui sekolahnya Santo Vibby Traders Academy, beliau telah mencetak banyak sekali para traders, pakar saham dan trainers sukses yang merupakan alumni sukses dari bimbingannya. Setiap bulannya, Santo Vibby sering mengadakan seminar dan kelas edukasi di berbagai kota di Indonesia.

Pinterest

Share with Your Friend

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *